“Banyak” Bukan Berarti “Semua”
Gak selalu tiap siaran gw membuka line SMS dan berinteraksi langsung sama pendengar, cuma di jam dan program tertentu aja. Selama ini, tiap gw bawain acara yang sifatnya interaktif, gw biasanya lebih excited karena menurut gw feedback dari pendengar lah yang bisa menyadarkan gw kalo gw itu “didengar”.
.
Jam terbang gw yang menurut gw masih rendah membuat gw belum mengenal banyak karakteristik pendengar, gw cuma tau yang umum-umum aja, yang normal-normal aja, dan yang standar-standar aja. Mereka biasanya menyapa dengan manis-manis aja.
.
Sampe hari ini… Gw menemukan feedback yang kurang enak dari pendengar. Orang ini kesel karena requestnya gak diputerin. Dan seorang temannya ikut-ikutan kesel karena dia gak menang quiz yang saat itu diadain.
.
Si orang pertama ngedumel sendiri dan reply2an sama temannya itu. Yang satu bilang gak mau lagi denger radio gw, dan temennya bilang mau matiin radio aja karena gak menang.
.
Hihihi… Pertama gw tertawa kecil. Well, mestinya gak usah dijelasin sih… Tapi mungkin ini perlu juga; request gak diputer itu karena yang request banyak bgt. Dan yang gak menang quiz, ya karena gak beruntung aja. –> semudah itu penjelasannya, karna emang itu yg terjadi.
.
Ternyata omelan orang ini gak cuma sekali. Dia kekeuh reply2an sama temannya itu. Sekejap, buat gw bahasanya itu sangat nyebelin. Tapi ya, cuma sekejap aja…
.
Sempet sih gw merasa gak senang dengan cara orang itu. Awalnya mulai terpancing emosi minimal untuk blg dlm hati “iiiiiih.. Apose?” Hahahahaha.. tp pemikiran itu cuma lewat sebentar di otak gw… Dan setelah dia lewat, gw melihat sesuatu yang lebih penting di buntutnya.
.
Gw menyadari suatu hal:
Gak SEMUA orang di dunia ini menyenangkan.
Dan begitu juga sebaliknya, gak mungkin kita bisa menyenangkan SEMUA orang.
.
Terima aja kenyataan hukum ini. Tapi jangan jadi ilfil untuk bikin orang lain senang. Yang mau gw ingetin adalah; menyenangkan BANYAK orang bukan berarti SEMUA orang.
.
Berusahalah bikin orang senang, sebanyak-banyaknya. Gak perlu semua.
.
Setelah menemukan rumus diatas, gw merasa jauh lebih baik dan merasa udah belajar sesuatu yg cukup penting (at least untuk gw dan pekerjaan yg gw jalanin skrg ini).
.
Dan lebih dari itu…
.
Inilah yang menyadarkan gw ternyata gw “benar-benar didengar”.
.
Terimakasih ya teman, udah ngasih gw pelajaran berharga. Gara-gara lo gak menyenangkan, gw jadi naik satu level
.






