Best Angle
If you read this, you’ll know my best angle
.
Gw bukan termasuk orang yang rajin membuat resolusi dan disiplin mewujudkannya, karena gw takut resolusi-resolusi yang gak tercapai di akhir masa berlakunya sudah mau habis, malah akan membuat gw males bikin resolusi periode berikutnya. Itulah kenapa gw berhenti membuat resolusi ‘niat’ atau tertulis sejak SMP. Karena gw jarang bisa memenuhi setengah dari total resolusi-resolusi gw itu.
.
Tetep dong gw punya plan dan mimpi, gw cuma gak menurunkannya ke dalam sebuah ‘resolusi’ aja. Selain alasan itu, gw juga berhenti membuat resolusi tertulis karena ada yang jauh lebih menyenangkan untuk dilakukan di akhir tahun.
.
Melihat ke belakang…
.
Ya semacam evaluasi, menurut gw ini jauh lebih menyenangkan daripada me-list mimpi dan keinginan yang pengen dicapai. Pada saat melihat kebelakang…
.
Gw melihat gw belajar banyak dari lingkungan baru, pekerjaan baru, tanggung jawab baru.
.
Gw melihat gw berani mengambil keputusan, memilih caranya, dan melepaskan sesuatu yang gw senangi untuk belajar memberi limit pada diri sendiri.
.
Gw melihat gw berdiri atas nama sendiri, and it feels not good. It feels GREAT.
.
Gw melihat gw bisa menerima ketika banyak orang men-judge gw dan memang harus terbiasa dengan itu. Kabar baiknya adalah berarti yang gw lakukan tidak sia-sia, karena mereka memberi perhatian terhadap apa yang gw kerjakan.
.
Gw melihat gw menyadari kalo ternyata gw tidak bisa menyenangkan hati SEMUA orang. Dan gw tidak memaksakan diri untuk itu.
.
Gw melihat keluarga gw luar biasa.
.
Gw melihat gw bersama-sama dengan orang-orang yang gw sayangi and had a frikkin great time.
.
Gw melihat gw jatuh cinta. Kali ini tanpa alasan.
.
Gw melihat gw belajar melewati situasi emosional yang bervariasi, dengan satu ekspresi. Transform the energy into a smile. Mantranya cuma satu dan pendek: “Everything happen for a reason”
.
Gw melihat gw menghargai hidup.
.
Dan gw bersyukur atas itu semua.
.
Kalau ditanya emang gak ada hal gak enak atau menakutkan yang terjadi di taun ini? Jawabannya; pastilah ada, tapi ketika gw melihat ke belakang, gw memutuskan untuk gak melihat ‘mereka’.
.
This is not a goodbye message to 2009. This is a thank you note to 2009, to Allah and its universe. Now I’m ready to hit 2010 with plans, hopes, and dreams which I keep in my mind. Gak sabar deh pengen cepet-cepet mulai tahun 2010, terus mengetahui di akhirnya apa yang gw temukan ketika gw melihat ke belakang.
.
Satu lagi, tau gak kenapa gw suka sekali melihat ke belakang? Karena kalo difoto dari arah punggung dan wajah gw melihat ke belakang — itu salah satu angle bagus gw. Hihihi… :))
.
So now you all know my best angle, pals.
.
What are you waiting for? Click the shutter!
.






